Dalam memperingati Nuzulul Qur’an, PTPN VII yang berkantor di bilangan Teuku Umar Bandar Lampung, pada hari Jum’at tanggal 19 Agustus 2011 bertepatan dengan tanggal 19 Ramadhan 1432 H, mengadakan kegiatan berupa santunan kepada 1200 lebih anak yatim dari berbagai panti asuhan di wilayah Bandar Lampung dan berbagai rangkaian acara lainnya seperti lomba2 dll. Acara yang dimulai pada pukul 16.00 dan diselenggarakan di wilayah komplek perumahan karyawan PTPN VII serta didanai dari karyawan tersebut berlangsung cukup meriah dan khidmat.
Bersamaan dengan rangkaian kegiatan tersebut, direktur LTQ Jendela Hati, Ustadz Abu Rabbani pun berkesempatan untuk melakukan safari qur’an yang meliputi beberapa kegiatan. Dimulai dengan ramah tamah bersama jajaran direksi dan staff PTPN VII di rumah Direktur Utama, bapak H Andi Purnoko yang dilanjutkan dengan buka bersama dan shalat maghrib berjama’ah dipimpin Ustadz Abu Rabbani sebagai imam.
Sebagai acara yang merupakan puncak kegiatan, setelah shalat isya dan tarawih berjama’ah, Tabligh Akbar yang menghadirkan Ustadz Abu Rabbani dilakukan di lapang dalam komplek rumah dinas PTPN VII. Membuka acara, setelah tilawah, direktur utama PTPN VII bpk H Andi Purnoko memberikan sambutan termasuk memanggil salah seorang anak yatim sebagai bukti kepedulian para karyawan PTPN VII termasuk jajaran direksi dengan memberikan santunan langsung sebelum semua santunan diberikan kepada masing masing anak yatim yang berjumlah 1200 lebih dari berbagai panti asuhan tersebut. Bapak Direktur Utama pun menjelaskan bahwa kegiatan yang didukung oleh seluruh karyawan tersebut adalah dalam rangka melatih kebiasaan para karyawan untuk berbagi sehingga mendapatkan barokah serta pahala yang banyak.
Dalam mengisi Tabligh Akbar, Ustadz Abu Rabbani pun mengingatkan tentang bagaimana pentingnya selalu dekat dengan Al Qur’an yang merupakan kitab suci yang diturunkan pada bulan Ramadhan. Tidak ketinggalan pula materi Quantum Reading Qur’an yang memberikan pemahaman bahwa belajar Al Qur’an itu tidak sesulit yang dibayangkan selama ini, karena dengan QRQ maka kita dapat membaca Al Qur’an sesuai kaidah dengan cara yang mudah dan menyenangkan. Beberapa jama’ah bahkan terlihat sangat senang dan antusias ketika Ustadz Abu Rabbani mempraktekan metode QRQ secara singkat.
Rangkaian acara pun ditutup dengan pembagian santunan kepada seluruh anak yatim yang hadir dengan diiringi shalawat. (asad/web)