SEORANG bocah cilik bernama Lukman — yang duduk di sekolah dasar (SD) — kini menjadi rajin mendengarkan radio. Usut punya usut, Lukman sedang rajin belajar tahsin melalui radio pada bulan suci Ramadan sekarang. Bagaimana caranya? Itulah uniknya. Betapa tidak, Lukman menghubungi radio dengan pesawat telefon di rumah. Sambil memerhatikan kitab suci Alquran, Lukman membacakan ayat-ayat suci Alquran
![]() BELAJAR Tahsin Alquran tak kenal usia, Ibu-ibu rumah tangga pun tetap bergairah mempelajarinya.*AJI/”PR” |
“Hallo… Dengan siapa ini? O, sahabat Lukman,” tutur Eris, salah seorang penyiar Radio Manajemen Qalbu (MQ) 1026 FM. “Surat apa Pak Ustaz,” tanya Lukman. “Al Baqarah, mulai dari ayat pertama,” jawab orang yang disebut ustaz. Lukman pun membacakan ayat-ayat suci Alquran tersebut, sedangkan ustaz — yang diketahui bernama Abu Rabbani — bersama penyiar radio menyimaknya. Beberapa kali Ustaz Abu Rabbani menyela suara Lukman seraya memberitahukan ada kekeliruan cara membacanya.
“Terima kasih Pak Ustaz. Ini dengan Ustaz Abu Rabbani, ya? Kemarin, Lukman diajar sama Ustaz Lutfi,” ujar Lukman dengan nada polos.
“Kenapa Lukman rajin belajar baca Alquran?”
“Biar disayang sama Allah SWT.”
Mendengar jawaban Lukman seperti itu, Ustaz Abu Rabbani dan penyiar Radio MQ FM pun tertawa. Mereka sama-sama mengemukakan rasa senangnya terhadap gairah belajar Lukman.
Ya, Lukman memang setiap pagi belajar baca Alquran dengan memanfaatkan radio dan pesawat telefon. Yang belajar seperti itu, pada bulan Ramadan sekarang, ternyata cukup banyak. Di antaranya ada pendengar radio yang berasal dari Majalaya, Banjar, Sumedang, Cianjur, bahkan Bogor. Ketika berhasil menelefon dan tersambung dengan Radio MQ FM, umumnya para pendengar mengungkapkan rasa gembiranya.
Cara belajar semacam itu ternyata membutuhkan kesabaran yang luar biasa bagi penyiar dan ustaz pembimbingnya. Kesabaran semacam itulah yang tampak tatkala Ustaz Abu Rabbani beserta kawan-kawannya mengisi acara belajar tahsin Alquran. Pendengar radio diajaknya berlatih mengucapkan huruf hijaiyah. Tak cuma itu, terkadang pendengar radio disuruhnya mempraktikkan petunjuknya, seperti “memonyongkan mulut” sambil menyebut beberapa penggalan ayat Alquran.
Abu Rabbani mendirikan Lembaga Tahfidzul Quran Jendela Hati (LTQ JH) pada tahun 2002. Ini merupakan salah satu unit pendidikan dari Yayasan Jendela Hati. LTQ JH didirikan sebagai upaya optimalisasi pelayanan Alquran terhadap umat. Sebagai sarana penunjang atas metodenya itu, Abu Rabbani membuat VCD serta kaset-kaset murottal Alquran.
Menurut Abu Rabbani, hukum mempelajari ilmu tajwid secara teori adalah fardu kifayah, sedangkan membaca Alquran sesuai dengan kaidah ilmu tajwid hukumnya fardhu ‘ain. Ini berdasarkan firman Allah SWT. yang artinya, “… dan bacalah Alquran dengan tartil.” (Alquran Surat Almuzzamil ayat 4). Juga firman-Nya yang artinya, “Bacalah Alquran dengan cara dan suara orang Arab yang fasih.” (H.R. Thabarani).
Adapun tujuan utama mempelajari ilmu tajwid adalah menjaga lidah dari kesalahan ketika membaca Alquran, baik itu kesalahan yang ringan atau kesalahan berat. Kesalahan ringan contohnya kelebihan harakat, sedangkan kesalahan berat contohnya mengubah harakat dan menambah huruf.
Adapun tingkatan membaca Alquran dari segi kecepatan terdiri dari sangat lambat, lambat, cepat, dan sedang antara tartil dan hadr. Apa yang dimaksud tartil? Abu Rabbani dan Saiful Islam Mubaraq mengemukakan hal senada tatkala menjelaskan pengertian tartil. Mereka menyebutkan Ali bin Abi Thalib berkata bahwa yang dimaksud dengan tartil adalah menajwidkan huruf-huruf Alquran dan mengetahui tempat-tempat pemberhentiannya.
Oleh karena itu, suatu kewajiban bagi setiap Muslim agar senantiasa mengkaji dan mempelajari Alquran, di antaranya bagaimana kita membaca Alquran dengan baik dan benar karena membaca merupakan pintu untuk menyelami Alquran. “Kefasihan seseorang dalam pengucapan huruf-huruf hijaiyah ditentukan oleh dua faktor yakni makharijul huruf atau tempat-tempat keluarnya huruf, serta sifatul huruf,” ujar Abu Rabbani.
Kegiatan belajar membaca dan menulis Alquran sesungguhnya merupakan sesuatu yang sangat positif. Hal itu dapat kita ketahui dari firman Allah SWT., maupun sabda Rasulullaah saw. Misalnya, dari Utsman ra, Beliau mengatakan Rasulullaah saw. bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Alquran dan mengajarkannya.” (H.R. Bukhari, Abu Dawud, Tirmidzi, Nasa’i, dan Ibnu Majjah)
Dari Ibnu Mas’ud ra mengatakan Rasulullaah saw. bersabda,” Barangsiapa yang membaca satu huruf Alquran, baginya satu kebaikan dan satu kebaikan itu sama dengan sepuluh kali lipatnya. Saya tidak mengatakan bahwa alif lam mim itu satu huruf, tetapi alif itu satu huruf, lam itu satu huruf, dan mim itu satu huruf.” (H.R. Tirmidzi).
Dari ‘Aisyah ra, dia mengatakan Rasulullaah saw. bersabda, “Orang yang ahli di dalam Alquran akan bersama para malaikat pencatat yang mulia lagi benar dan orang yang terbata-bata membaca Alquran dan dia bersusah payah mempelajarinya, baginya pahala dua kali lipat.” (H.R. Bukhari, Muslim, dan Abu Dawud).
Selain itu, Alquran juga ada kandungan rahasianya di balik struktur dan unsur dasar simbolik Alquran. Ada fenomena simbolik Alquran yang unik yang tentu saja perlu digali makna keilmuannya. Angka-angka di dalam Alquran, misalnya, konon merupakan petunjuk tentang adanya hubungan antara ayat dan ayat, antara surah dan surah, serta antara surat dan juz.
Dalam buku Fenomenologi Alquran karya Drs. Anharudin, Dr. Lukman Saksono, M.A., dan Lukman Abdul Qohar Sumabrata (Al Ma’arif Bandung, 1997), mengungkapkan sejumlah pertanyaan menarik untuk dicermati. Misalnya, mengapa Alquran disusun dalam bagian-bagian yang disebut juz dan mengapa jumlahnya ada 30 juz? Mengapa pembagian juz tidak didasarkan surat utuh, tetapi justru atas unit ayat dan tanda ‘ain?
Apakah tanda ‘ain hanya diartikan sebagai tanda berhenti membaca? Mengapa yang digunakan huruf ‘ain, bukan huruf lainnya?
Mengapa Juz Amma atau Juz 30 sering dipisahkan dari Alquran secara keseluruhan dan sering dianggap sebagai Alquran kecil, sedangkan juz lainnya tidak? Apa sebenarnya makna esensial juz tersebut?
Apa rahasia di balik angka baris-baris Alquran yang 18 baris itu? Apa benar Alquran terdiri dari 6.236 ayat, bukannya 6.666 ayat sebagaimana yang sering diketahui masyarakat?

tetap semangat bumikan al qur’an
Alhamdulillah, semoga istiqomah. dan semoga lahir kembali abu robbani-abu robbani lain yang dapat memberi pencerahan dan membuat umat islam lebih cinta Al quran.
Alhamdulillah. cinta Al-qur’an tidak hanya sebatas cinta membaca, tp cinta mengamalkan semua isi kandungan Al-Qur’an. untuk lebih mudah belajar mengucapkan/melafazdkan huruf-huruf hijaiyah, dapatkan kiranya pengasuh menampilkan gambar yg menjelaskan lafazh tiap huruf, kalo bisa programnya, agar lebih jelas gerakan lidah dan mulut saat melafazdkan huruf demi huruf, sehingga tidak menimbulkan kesalahan saat membaca Al-Qur’an
afwan, sy mo bertanya klo kursus tahsin d daerah Jakarta d mana yah????
mohon d kirim k email sy bila Anda mempunyai informasi mengenai hal tsb.
Terima kasih
Insya Allah untuk wilayah Jakarta sementara ini dapat menghubungi ke JH cabang Depok. untuk alamat dan no kontaknya dapat dilihat pada kontak kami di situs kami ini.
syukron
wass
Alhamdulillah…semoga tetap semangat dalam mempelajari tahsin ini.
Saya juga ingin menanyakan adakah yang tau belajar tahsin di Balikpapan…
Syukron
Luarrr biasa.smg qt smua senantiasa dihidupkan dengan belaian kasih sayang Allah lewat membumikan alqur’an – mendekatkan khaliq dengan hambaNya
Ass. Saya ingin belajar taksin, adakah yang berada disekitar Margahayu Raya. Terima kasih Wass
Assalamu’alaikum Saya telah memiliki CD Ust. Abu Rabbani. Saya ingin menanyakan buku apa saja yang telah disusun Ust. Abu Rabbani/LJH ? Bagaimana cara memperolehnya ? Wassalamu’alaikum
assalamu’alaikum.pak saya mau artikel tentang sifatul huruf..di mana ya says bsa dptkan artikelnya?thanks
aslam wr.wb.
maaf saya mau tau info pelatihan tahsin yanga akan di adakan bln ini
terima kasih.
wasalam
Saya mau membeli VCD pelajaran TAHSIN ALQUR’AN by Ust. Abu Rabbani.
Mohon dikirimkan ke alamat saya :
dr.H.Djamaris Munte
Komp Merpati No.14 Jl.Garuda Tasykurun ,Tangkerang Tengah, Pekanbaru Riau.
Berapa harganya dan rek pembayarannya.
Salam dan terima kasih
alangkah lebih baik apabila bapak Djamari berkenan utk menghubungi kami di tlp 022 2043989 atau sms 08172372749 agar lebih jelas
website yang bagus,
Salam.ust ana pernah jd santri pra tahfidz nya ust,tp syang hanya sbntar,krn na harus pulang k bogor,ana ingin skali ust mengabdi mmbuka cabang LTQ JH skrg ni ana mengadakan tahsin dg akhwt2 dbogor,tp blm pny lembaga ust..
mulai usia berapa tahun belajar tahsin…?